PENASULTRA.ID, JAKARTA – Bupati Muna Barat (Mubar), La Ode Darwin mengadakan audiensi dengan jajaran PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Jakarta, Selasa 3 Februari 2026.
Pertemuan tersebut membahas optimalisasi lintasan feri Tondasi-Torobulu yang merupakan jalur transportasi vital bagi masyarakat Mubar.
Dalam pertemuan itu, La Ode Darwin secara khusus mengusulkan penambahan jadwal penyeberangan dari satu kali menjadi dua kali sehari. Ia menilai animo masyarakat yang tinggi menuntut adanya fleksibilitas waktu keberangkatan.
“Penambahan trip ini penting agar masyarakat memiliki pilihan waktu penyeberangan. Jika tertinggal di trip pertama, masih ada trip berikutnya sehingga calon penumpang tidak ragu lagi menggunakan jasa penyeberangan,” kata La Ode Darwin melalui rilis persnya, Rabu 4 Februari 2026.
Selain penambahan frekuensi, ia mendesak agar lintasan tersebut segera diaktifkan kembali. Diketahui, operasional rute ini terhenti sejak pertengahan bulan lalu karena armada sedang menjalani masa perawatan atau docking. Diharapkan layanan kembali normal sebelum arus mudik Lebaran dimulai.
La Ode Darwin juga mengusulkan adanya satu armada khusus untuk rute Tondasi-Torobulu agar jadwal operasional tidak lagi terganggu saat ada kapal lain yang masuk masa docking.
Sementara itu, Direktur Operasional PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rio Lasse, menyatakan dukungannya. Namun, ia memberikan sejumlah catatan teknis terkait infrastruktur.
Menurutnya, jembatan pelencengan di Pelabuhan Tondasi saat ini mengalami kerusakan sehingga tidak laik dilalui kendaraan bermuatan berat.


Discussion about this post