PENASULTRAID, JAKARTA — Setelah sukses dengan single STFU, Riku akhirnya merilis single keduanya yang berjudul “GPL”.
Ia memulai debutnya bersama label/kolektif AntiNRML dan masuk dengan genre Emo Rave dibumbui dengan karakter dari musisi AntiNRML itu sendiri yaitu HipDut. Bersama dengan Kirohta dia menambahkan koleksi lagu ber-genre Emo Rave di AntiNRML.
“GPL” adalah lagu yang bercerita tentang cinta segitiga, atau seseorang yang berusaha meyakinkan dirinya bahwa aku lebih baik dari dia. “Ku tak mau jadi rahasia, aku atau dia? Pilih cepat Ga Pake Lama (GPL)”.
Dalam kolaborasi antara Riku dan Kirohta, dua artis ini melukiskan harmoni kemarahan ke dalam sebuah lagu. Komposisi Kirohta dapat mengkomplemen melodi energetic dari lagunya, yang dicurahkan oleh Riku dalam vokalnya.
Riku adalah alter ego bayangan dari JVSAN — sebuah manifestasi dari amarah, kekacauan, dan intensitas emosi.
Jika JVSAN merepresentasikan R&B yang soulful dengan tema patah hati dan kerentanan, maka Riku menyalurkan sisi gelapnya: sebuah perpaduan emo rave dengan seluruh karakter AntiNRML yang menyatu sebagai satu penyanyi, di mana energi terdistorsi, beat yang berat, dan melodi yang menghantui saling bertabrakan.
Inilah dualitas yang sempurna: cahaya dan kesedihan di satu sisi, amarah dan kegelapan di sisi lainnya.
Nama Riku terinspirasi dari seri Kingdom Hearts, mencerminkan karakter yang jatuh ke dalam kegelapan dan menjadi antagonis.


Discussion about this post