Jika sudah seperti itu, ke manakah kaum muslim Gaza akan meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah mereka? Apalagi persoalan yang selama ini mereka dapatkan telah terjadi sejak lama dan tak tahu kapan akan berakhirnya.
Beginilah nasib umat akan terus terpuruk selama tidak ada junnah bagi kaum muslim di manapun, sehingga kaum muslim akan selalu tertindas di mana saja.
Padahal umat Islam digambarkan bagaikan satu tubuh. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda, “Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR Bukhari dan Muslim).
Dalam hadis tersebut mengajarkan bahwa kaum mukmin semestinya mampu merasakan penderitaan dan kesulitan yang dialami saudaranya yang lain. Sembari berusaha supaya penderitaan dan kesulitan saudaranya itu berkurang hingga hilang semuanya.
Lalu bagaimana dengan keadaan kaum muslim hari ini, apakah telah seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW.? Apabila melihat penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina tampaknya usaha yang dilakukan umat muslim di negeri lain tak nampak berarti. Karena bantuan yang diberikan tidak untuk menghilangkan penderitaan yang mereka alami, tetapi lebih pada bantuan pengobatan, makanan dan yang menunjang kehidupan mereka.
Dari itu, sudah semestinya kaum muslim bersatu untuk berupaya membantu saudara mereka. Terutama mengirimkan tentara kaum muslim dalam membantu melawan Zionis Israel.
Hal itu pun didukung oleh pemimpin yang merupakan perisai. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW., “Sesungguhnya imam (pemimpin) adalah perisai, orang-orang akan berperang di belakangnya dan menjadikannya pelindung.” (HR. Muslim). Hal itu tentu hanya mampu direalisasikan, jika aturan Allah SWT dapat diterapkan dalam seluruh kehidupan.
Dengan demikian, tidak mudah menghilangkan penderitaan rakyat Palestina, jika sistem yang ada jauh dari harapan umat. Dari itu sudah saatnya militer negeri-negeri muslim bersatu untuk mengenyahkan penjajah dari tanah Palestina dan hal itu hanya mungkin terjadi jika umat ini berada dalam naungan sistem Islam, sehingga dengan begitu tidak ada lagi umat yang teraniaya. Wallahu a’lam.(***)
Penulis adalah Freelance Writer
Jangan lewatkan video populer:
Discussion about this post