“Namun di balik angka ini, terdapat disparitas signifikan: hanya 5,8% brand mencapai rating sempurna 5,0, sementara 18,5% masih di bawah 4,70 menandakan peluang besar bagi peningkatan daya saing. Brand yang unggul adalah mereka yang secara konsisten membangun kepercayaan melalui pengalaman konsumen,” ungkap Tri.
Riset tersebut juga mengungkap Top Performing Categories antara lain; Beauty & Care dengan akumulasi transaksi mencapai 736,8 juta transaksi, Home & Living – 485,3 juta transaksi, Mom & Baby – 396,4 juta transaksi, Health & Wellness 306 juta transaksi, Food & Beverage 211,8 juta transaksi, Footwear & Bags – 192,2 juta transaksi, Stationery & Books – 144,3 juta transaksi, dan Electronics 139,7 juta transaksi.
Sementara brand yang unggul dari beberapa kategori tersebut, menurut Tri memiliki beberapa karakteristik seperti; memiliki kualitas yang konsisten ditunjukkan dengan rating lebih dari 4,90. Memberikan respons yang cepat dan tepat terhadap pertanyaan dan keluhan. Mampu membangun kepercayaan melalui komunikasi yang jujur, diskripsi yang akurat dan foto produk yang autentik.
“Dari temuan ini terungkap bahwa brand yang berprestasi tidak dibangun oleh keberuntungan, tetapi oleh sistem yang memastikan kualitas layanan, dan reputasi yang terus tumbuh secara konsisten,” jelas Tri.
Dari riset yang dilakukan sejumlah brand terbukti unggul dan berhak masuk dalam Brand Indonesia Excellence Indeks 2026 dan berhak mendapatkan Brand Indonesia Excellence Award 2026.
Beberapa peraih Brand Indonesia Excellence antara lain; Kenan Hijab untuk kategori Muslim Fashion, Ziyadbooks untuk kategori Stationery & Books, Beautylens untuk kategori Fashion Accessories, Protabumin untuk kategori Mom & Baby, Paramorina untuk kategori Mom & Baby.
Kemudian, Bakpia Juwara Satoe untuk kategori Food & Beverage, Nutripedia untuk kategori Food & Beverage, Suur Lemoen Indonesia untuk kategori Food & Beverage, Lidily untuk kategori Women’s Apparel, WINCheez untuk kategori Food & Beverage dan lain sebagainya.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post