“Angka ini melesat 184,61 persen dibandingkan perolehan pada Triwulan IV-2024 yang hanya sebanyak 1.533.544 transaksi,” ujar Edwin.
Pertumbuhan aktivitas digital ini sejalan dengan meningkatnya kinerja Lapangan Usaha (LU) Informasi dan Komunikasi akibat lonjakan aktivitas digital masyarakat. Bank Indonesia memprediksi angka ini akan terus bertambah seiring dengan semakin meluasnya akseptasi masyarakat terhadap kemudahan pembayaran non-tunai.
Pesatnya transaksi non-tunai ini menjadi salah satu pilar kuat yang menjaga daya beli dan konsumsi rumah tangga, di tengah upaya pemerintah daerah dan Bank Indonesia dalam mengendalikan inflasi melalui berbagai program strategis di awal 2026.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post