Dimenit akhir pertandingan, pola permainan RSUD FC semakin menggila. Bermain lebih cepat dan agresif, terus mengancam pertahanan Setda FC. Shooting dari luar kotak terlarang pun dilancarkan.
Hasilnya, bola udara di kotak penalti saat kemelut menghasilkan hands ball. Kesempatan emas tersebut tidak disia-siakan algojo penalti RSUD FC. Kedudukan 2-2 ditutup hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.
Adu Penalti
Ketegangan pertandingan semakin memuncak, setelah keputusan adu penalti ditetapkan. Pendukung kedua tim yang sempat diam kini bergemuruh memberikan dukungan penuh, seolah menjadi sumber tenaga tambahan bagi para pemain.
Kedua tim pun menyiapkan masing-masing 5 penembak. Kiper Setda FC terlihat percaya diri setelah menggagalkan tiga penembak penalti RSUD FC. Dengan modal tersebut para penembak Setda FC makin diatas angin.
Alhasil, dari lima penembak Setda FC hanya satu yang melambung ke atas mistar gawang. Sementara RSUD FC hanya satu yang berhasil menjadi gol. Skor akhir 6-3 untuk kemenangan Setda FC.
Berbenah Hadapi Final
Manajer Setda FC, Sulastri menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas perjuangan seluruh tim pemain.
“Kemenangan ini bukan hanya soal kemampuan bermain, tapi tentang semangat pantang menyerah yang kami tanamkan. Ketika tertinggal, kami tidak putus asa, melainkan bangkit dan membuktikan bahwa kami layak berada di posisi ini,” ujar Sulastri usai pertandingan.
Dengan hasil ini, Kasubag Perencanaan Keuangan Setda Konsel itu mengungkapkan bahwa Setda FC telah mengumpulkan poin penuh dan berada di puncak klasemen sementara.
“Kami akan terus berbenah dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi Satpol FC di laga final besok. Tentunya dengan target yang jelas yaitu juara I,” pungkas Sulastri.
Penulis: Erlin
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post