PENASULTRA.ID, KENDARI – Kinerja ekonomi syariah nasional menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) sebesar 6,21 persen (yoy) pada 2025.
Tren ini menjadi modal kuat bagi Sulawesi Tenggara untuk berkontribusi lebih besar terhadap PDB nasional.
Kepala KPw BI Sultra, Edwin Permadi mengatakan, pertumbuhan HVC ditopang oleh sektor pertanian, makanan-minuman halal, dan pariwisata ramah muslim. Hal ini sejalan dengan visi besar Asta Cita menuju Indonesia Maju.
“Berdasarkan SGIE 2025, Indonesia berada di posisi ke-3 dunia. Kami di daerah berkomitmen memperkuat fondasi ini agar kontribusi PDB Syariah mampu mencapai target 56,11 persen pada 2029 mendatang,” kata Edwin pada pembukaan Sultra Maimo Sharia Fest 2026 di Lippo Plaza Kendari, Selasa 24 April 2026.
Menurutnya, Bank Indonesia memperkirakan PDB nasional pada 2026 akan tumbuh di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen.


Discussion about this post