PENASULTRA.ID, KENDARI – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) atau BPJS Ketenagakerjaan mengadakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pelaksanaan Anggaran Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).
Kegiatan yang berlangsung di Azizah Hotel and Convention Kendari, Jumat 29 Mei 2026 ini dihadiri langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kemendagri, A. Fatoni dan Kepala Kantor Wilayah BPJamsostek Sulawesi Maluku, Mintje Wattu serta kepala daerah se-Sulawesi bersama jajaran perangkat daerah terkait.
Langkah strategis ini dilakukan untuk mempercepat pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ), khususnya di wilayah Sulawesi.
Fokus utama kegiatan meliputi penguatan penganggaran daerah, sinergi lintas sektor, serta evaluasi capaian kepesertaan BPJamsostek di masing-masing daerah.
Kepala Kantor Wilayah BPJamsostek Sulawesi Maluku, Mintje Wattu mengatakan, perlindungan pekerja merupakan bagian penting dari implementasi Asta Cita Presiden menuju Indonesia Emas.
Dalam paparannya, Mintje mengungkapkan bahwa target UCJ tahun 2026 untuk wilayah Sulawesi Maluku ditetapkan sebanyak 6.075.522 pekerja. Saat ini, selisih atau gap terhadap target tersebut masih mencapai 2.183.410 pekerja.
“Target cakupan UCJ dapat tercapai apabila pemerintah daerah berkomitmen bersama untuk memastikan para pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial,” kata Mintje.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Fadlansyah, menyambut baik forum ini. Ia menilai agenda tersebut sangat penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat langkah bersama dalam mendukung program jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Sebagai tuan rumah, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara konsisten mengawal jaminan keselamatan kerja. Kami berharap forum ini dapat membedah berbagai solusi dan menjadi ruang bertukar strategi,” ujar Fadlansyah.
Ia berharap evaluasi ini menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat diterapkan di daerah masing-masing.


Discussion about this post