“Keberadaan perusahaan harus seimbang dengan lingkungan. ANTAM hadir bukan hanya sebagai industri, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kolaborasi bersama Karang Taruna dan diharapkan dapat menjadi awal untuk menginisiasi kegiatan-kegiatan positif lainnya di desa-desa sekitar,” ujar Fachrul.
Sementara itu, Sekda Konut Safruddin menyampaikan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
“Tanggung jawab kita tidak hanya mengambil dan menikmati apa yang telah diciptakan oleh Tuhan, tetapi bagaimana kita menjaga dan melestarikannya agar dapat dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang,” ungkapnya.
Ketua Panitia Kegiatan, Oscar Sumardin turut pula menyampaikan apresiasi atas dukungan ANTAM dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kesuksesan acara ini tidak terlepas dari dukungan total yang diberikan oleh PT ANTAM. Berkat dukungan tersebut, aksi nyata untuk lingkungan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi mendatang,” tuturnya.
Ketua Karang Taruna, Muladis menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini memiliki makna khusus bagi ANTAM dan masyarakat Konawe Utara. Dalam pelaksanaannya, terdapat 58 jenis bibit pohon yang ditanam sebagai simbol peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT ANTAM (Persero) Tbk yang akan diperingati pada 5 Juli 2026.
“Sebanyak 58 jenis bibit yang ditanam hari ini menjadi simbol perjalanan 58 tahun ANTAM. Harapannya, melalui kegiatan ini semangat keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh bersama masyarakat, khususnya di Konawe Utara,” ujar Muladis.
Melalui penanaman 300 bibit pohon ini, PT ANTAM (Persero) Tbk UBPN Konawe Utara berharap dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan untuk mewujudkan Konawe Utara yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post