Menariknya, inovasi “Gali Integral” tersebut berhasil memperoleh tiga penghargaan sekaligus saat Pelatihan Kepemimpinan Nasional di LAN-RI, yang menjadi bukti bahwa upaya reformasi birokrasi di BKPSDM Konawe Selatan mendapat apresiasi positif.
Pujiono menyebut, keberhasilan tersebut bukan semata prestasi pribadi, melainkan hasil kerja bersama seluruh jajaran BKPSDM yang memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik yang bersih dan berkualitas.
“Penghargaan itu bukan tujuan utama, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat dan ASN merasakan langsung pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan,” paparnya.
Pujiono juga berharap, di usia Konawe Selatan yang ke-23 ini, seluruh OPD dapat terus memperkuat sinergi dalam mendukung visi daerah Konsel Setara—Sehat, Cerdas, dan Sejahtera—melalui birokrasi yang profesional dan pelayanan publik yang prima.
“Kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas manusianya. Jika SDM aparatur kuat, pelayanan publik baik, dan integritas terjaga, maka cita-cita Konawe Selatan yang maju, sehat, cerdas, dan sejahtera akan semakin mudah kita wujudkan,” pungkas Pujiono.
Momentum HUT Konawe Selatan ke-23 menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah harus berjalan seiring antara pembangunan infrastruktur dan pembangunan kualitas manusia.
BKPSDM Konawe Selatan pun menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post