Wayan menjelaskan bahwa esensi Dharma Santi adalah saling memaafkan dan memperkuat konsep Vasudhaiva Kutumbakam yang berarti Satu Bumi, Satu Keluarga.
“Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 700 hingga ribuan peserta yang terdiri dari umat Hindu se-Kabupaten, tokoh masyarakat, hingga undangan lintas agama. Kami ingin menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan kita di Konawe Selatan,” ujar Wayan.
Acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 15.00 WITA ini terselenggara berkat kolaborasi antara swadaya umat, donatur, dan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan.
“Melalui perayaan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat memperkuat sinergi untuk mendukung program SETARA, serta menjaga stabilitas dan kedamaian daerah demi kemajuan bersama di masa depan,” pungkas Wayan.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post