Lewat konser ini, pengunjung diajak bernyanyi dan berefleksi bahwa bumi merupakan rumah bersama yang harus dijaga. Di luar agenda utama, festival ini juga diramaikan oleh berbagai kegiatan kolaboratif. Salah satunya Urban Farming Class bagi mahasiswa peserta Gen Darling Movement.
Kelas ini akan mengajak peserta belajar bercocok tanam di ruang terbatas dengan pendekatan yang relevan bagi gaya hidup generasi muda.
Kegiatan ini dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon di kawasan De Tjolomadoe, yang didukung penuh oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation sebagai simbol kepedulian dan komitmen jangka panjang terhadap lingkungan.
Gen Darling Fest 2026 juga menghadirkan Eco Zone Festival, ruang temu kreatif dan berkelanjutan yang mempertemukan pengunjung dengan berbagai komunitas ramah lingkungan. Di antaranya Jolijolan, Vallefarm Hidroponik Solo, Selasar, Brismo Solo, dan Setyo Handmade.
Beragam produk yang ditawarkan tak sekadar barang, tetapi membawa cerita, ramah lingkungan, dan nilai keberlanjutan. Gen Darling Fest ini merupakan rangkaian kegiatan Generasi Sadar Lingkungan (Gen Darling) Movement yang digelar di Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung.
Gen Darling Movement digelar sejak 2025 dan diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai kampus di Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Barat. Gen Darling Movement yang digelar Solopos Media Group dan didukung Bakti Lingkungan Djarum Foundation melatih mahasiswa untuk mengampanyekan gerakan peduli lingkungan lewat tulisan di kanal eco.espos.id.
Puncak kegiatan dari Gen Darling Movement adalah Gen Darling Fest 2026 yang mengusung semangat “Satu Hari untuk Bumi, Dampaknya untuk Masa Depan”. Festival ini diharapkan menjadi momentum bersama bagi generasi muda untuk terus bergerak menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post