“Analisis dampak ini memotret kenaikan indeks spiritual sebesar 5,32% dan kepuasan stakeholder penerima manfaat mencapai 97.09%,” jelasnya.
Pada usia ke 19 tahun ini juga atas dukungan dari para donatur dan berbagai elemen, lembaganya telah meraih apresiasi dari banyak pihak. Mulai dari rekor MURI dunia di 2013 yang menjadi saksi sejarah menjamurnya rumah tahfizh dan tumbuhnya para penghafal Alqur’an. Transparansi dan profesionalitas kerja dibuktikan dengan hasil audit KAP External dengan predikat WTP 18 kali berturut-turut.
Laznas PPPA Daarul Qur’an, kata Dwi, juga menjaga standarisasi mutu hingga meraih ISO 9001:2015 sejak 2021 hingga hari ini. Pengakuan dan penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional RI di 2024 dan 2025. Apresiasi publik yang digagas oleh Indonesia Fundraising Award dari Institut Fundraising Indonesia.
“Kami juga meraih berbagai penghargaan sejak 2021 hingga 2025. Zakat award dua tahun berturut-turut atas apresiasi kinerja program yang berdampak. Dan penghargaan profesional kerja atas kemitraan bersama Badan Pengelola Keuangan Haji RI, Laznas PPPA Daarul Qur’an meraih Juara 1 Mitra Terbaik tahun 2025,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, Laznas PPPA Daarul Qur’an juga melaunching program Sekolah Imam Indonesia (SII) untuk mencetak kader pemimpin komunitas dengan kompetensi ilmu agama, manajerial dan dakwah sosial yang mampu menjembatani kedalaman ilmu agama dengan manajemen strategis dan pemberdayaan masyarakat.
“Melahirkan kader dengan kompetensi imam, manajemen masjid dan pemimpin perubahan untuk umat berdaya dan berintegritas,” tutur Dwi.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post