Selain itu, beberapa proyek strategis tengah dalam tahap pengembangan dan ditargetkan berjalan dalam jangka pendek hingga menengah, seperti Wale Residential Villas, yaitu pengembangan hunian eksklusif yang menyatu dengan alam.
Ada Permaculture Agro Wisata, yang mengintegrasikan sistem pertanian berkelanjutan dengan pengalaman wisata edukatif, Yacht & Sailing Club, sebagai bagian dari penguatan sektor marine tourism kelas premium, Ekspansi The Pulisan yaitu perluasan fasilitas akomodasi premium untuk memenuhi proyeksi peningkatan jumlah kunjungan, kemudian Community Nexus yang berfungsi sebagai pusat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“KEK Likupang tidak hanya membangun destinasi, tetapi juga menciptakan ekosistem pariwisata masa depan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Leo Rustandi, Direktur Pengembangan dan Pariwisata KEK Likupang dalam keterangannya, Rabu 22 April 2026.
“Melalui pendekatan regenerative tourism, kami memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan selaras dengan pelestarian alam,” tegasnya lagi.
Sebagai salah satu dari lima DSP bersama Danau Toba, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo, KEK Likupang diproyeksikan untuk menjadi tolok ukur (benchmark) global dalam pengembangan destinasi wisata berkelanjutan.
Dengan kombinasi kekayaan alam, kolaborasi konservasi, serta kesiapan infrastruktur dan investasi, KEK Likupang berada pada jalur yang kuat untuk menjadi ikon pariwisata regenerative Indonesia di kancah internasional.
Diketahui, KEK Likupang adalah kawasan strategis nasional berbasis pariwisata di Sulawesi Utara yang dikembangkan untuk mendorong investasi, konservasi, dan pertumbuhan ekonomi melalui pendekatan berkelanjutan dan regenerative tourism.
Penulis: Mercy
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post