Direksi:
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer: Bernardus Irmanto
Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer: Abu Ashar
Direktur dan Chief Human Capital Officer: Heriyanto Agung Putra
Direktur dan Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer: Budiawansyah
Direktur dan Chief Financial Officer: Rizky Andhika Putra
Direktur dan Chief Project Officer: Muhammad Asril
Direktur dan Chief Strategy and Technical Officer: Slamet Sugiharto
Dewan Komisaris:
Presiden Komisaris: F.S. Multhazar
Wakil Presiden Komisaris: Kristina Gauthier
Komisaris: Patricia Renee Pegues
Komisaris: Adam MacMillan
Komisaris: M. Jasman Panjaitan
Komisaris: Katherina Anggela Oendun
Komisaris: Shiro Imai
Komisaris Independen: Rudiantara
Komisaris Independen: Retno Marsudi
Komisaris Independen: Marita Alisjahbana.
PT Vale akan mematuhi seluruh ketentuan dan peraturan yang berlaku terkait perubahan susunan Dewan Komisaris.
Selain itu, sesuai dengan praktik Perseroan di masa lalu, Perseroan mengusulkan menyetujui pemberian wewenang kepada Dewan Komisaris, dengan terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dari Komite Tata Kelola, Nominasi dan Remunerasi Perseroan, untuk menetapkan honorarium Tahun Buku 2026 dan kebijakan terkait penghasilan lain selain honorarium Tahun Buku 2025, bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan; serta gaji dan tunjangan Tahun Buku 2026 bagi anggota Direksi.
Terakhir, RUPST menyetujui penunjukan Yusron Fauzan dan Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan (anggota Pricewaterhouse Coopers) yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan sebagai auditor independen untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2026 serta audit laporan keuangan lainnya jika diperlukan.
Menutup RUPST hari ini, Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Vale, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa di tengah tantangan industri global, PT Vale mampu menjaga kinerja operasional yang solid, memperkuat profitabilitas, dan melanjutkan transformasi menuju perusahaan tambang mineral kritis yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
“Dividen yang kami tetapkan hari ini dan kemajuan proyek-proyek HPAL kami mencerminkan keyakinan kami terhadap posisi jangka panjang Indonesia sebagai sumber nikel rendah karbon dan bertanggung jawab bagi transisi energi global. Kami akan terus berfokus pada praktik pertambangan terbaik, hilirisasi yang bertanggung jawab, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi negara dan seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Bernardus.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post