PENASULTRA.ID, KENDARI – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengajak seluruh pelaku industri jasa keuangan (IJK) untuk berkolaborasi menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha mengatakan, Sultra memiliki potensi ekonomi yang besar dan perlu didukung dengan data yang akurat melalui pelaksanaan sensus ekonomi. Olehnya, keterlibatan sektor jasa keuangan dinilai sangat penting untuk mendorong partisipasi masyarakat dan pelaku usaha.
“Banyak sekali potensi-potensi di Sultra yang bisa kita dorong untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Karena itu kami mengimbau seluruh industri jasa keuangan untuk bersama-sama berkolaborasi mendukung pelaksanaannya,” kata Bismi, Senin 15 Juni 2026.
Menurutnya, jumlah pelaku industri jasa keuangan di Sultra mencapai hampir ratusan lembaga. Tidak hanya bank konvensional dan bank syariah, tetapi juga Bank Perekonomian Rakyat (BPR), perusahaan pembiayaan, perusahaan teknologi finansial (fintech), hingga sektor asuransi.
“Di Sulawesi Tenggara terdapat puluhan bank konvensional, bank syariah, BPR, perusahaan pembiayaan, fintech, asuransi, dan berbagai lembaga jasa keuangan lainnya. Jika digabungkan, jumlahnya hampir mencapai ratusan institusi,” ujar Bismi.


Discussion about this post