PENASULTRA.ID, KENDARI – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Kendari diwarnai dengan aksi nyata perlindungan tenaga kerja.
Dalam upacara yang digelar di pelataran Tugu Religi Sultra pada Jumat 1 Mei 2026, sejumlah ahli waris pekerja menerima santunan jaminan sosial ketenagakerjaan secara simbolis.
Berdasarkan data yang dihimpun, santunan tersebut diserahkan kepada empat ahli waris pekerja dari berbagai sektor.
Pertama kepada ahli waris almarhum Muh. Risan yang merupakan Karyawan PT Obsidian Stainless Steel. Ia menerima santunan sebesar Rp48.351.930.
Kemudian ahli waris almarhum Sarlan, perangkat Pemerintah Desa Bandaeha, Kabupaten Konawe Utara yang menerima santunan sebesar Rp54.000.000.
Lalu ahli waris almarhum Bernadus Daru, karyawan PT Sumber Sejati Perkasa Cabang Kendari yang menerima santunan sebesar Rp214.975.070.
Terakhir ahli waris almarhum Stephanus Mostar yang merupakan Karyawan PT Naga Emas, menerima santunan sebesar Rp182.158.440.
Kepala Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Sulawesi Tenggara (Sultra), Luky Julianto mengatakan, momentum Hari Buruh merupakan pengingat vitalnya perlindungan menyeluruh bagi para pahlawan devisa negara.
“Penyerahan santunan ini adalah wujud komitmen BPJamsostek dalam memastikan setiap pekerja mendapatkan hak jaminan sosial yang layak. Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga yang ditinggalkan,” kata Luky.
Menurutnya, kehadiran BPJamsostek merupakan bukti nyata bahwa negara hadir dalam setiap fase kehidupan pekerja, terutama saat menghadapi risiko yang tidak terduga.
Sebagai lembaga yang diamanahkan undang-undang, BPJamsostek terus berupaya memberikan rasa aman melalui berbagai program jaminan sosial.
Ia mendorong seluruh pekerja di Sultra, baik di sektor formal (penerima upah) maupun informal (bukan penerima upah)—untuk segera memastikan diri terdaftar sebagai peserta.
Melalui momentum ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan sosial semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan kerja yang tenang dan produktif di Bumi Anoa.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post