Sementara itu, pihak BI Sultra yang diwakili oleh Asisten Analis Unit Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran dan Pengawasan SP PUR, Waode Nur Sinta memberikan penjelasan mengenai inovasi sistem pembayaran di Indonesia.
Sinta memaparkan perkembangan teknologi QRIS yang kian luas, mulai dari QRIS Cross Border (lintas negara) hingga fitur terbaru QRIS Tap.
Ia juga memaparkan pertumbuhan signifikan QRIS hingga 2026, baik dari sisi volume transaksi maupun jumlah merchant.
“Informasi terbaru saat ini adalah implementasi QRIS yang sudah merambah ke Korea Selatan,” ujar Waode.
Ia juga turut menyosialisasikan program PeKA (Pelindungan Konsumen) guna menjamin keamanan masyarakat dalam bertransaksi digital.
Melalui inisiatif kolaboratif ini, OJK dan BI berharap tingkat inklusi keuangan di Konawe terus meningkat, sehingga pelaku UMKM memiliki akses pembiayaan yang lebih luas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berdaya saing.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post