PENASULTRA.ID, BOMBANA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana melalui rangkaian edukasi keuangan masif di Kecamatan Rarowatu Utara dan Poleang Timur pada 29-30 April 2026.
Langkah ini diambil untuk memastikan pertumbuhan ekonomi daerah tetap stabil dan inklusif.
Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan memberikan apresiasi tinggi atas performa sektor jasa keuangan di Bombana.
Hingga Maret 2026, kontribusi kabupaten ini terhadap total kredit di Sultra mencapai Rp2,88 triliun atau sekitar 5,3 persen. Menariknya, tingkat kesehatan kredit di wilayah ini sangat terjaga dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) hanya sebesar 0,89 persen.
“Angka NPL ini adalah salah satu yang terendah di Sulawesi Tenggara. Ini mencerminkan kepercayaan dan disiplin tinggi masyarakat Bombana dalam memanfaatkan layanan keuangan formal,” kata Indra.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bombana, Musdalifah menyambut positif kegiatan ini. Ia menekankan bahwa literasi adalah tameng utama masyarakat agar tidak terjebak penawaran digital yang merugikan.


Discussion about this post