PENASULTRA.ID, PALU – Mengawali 2026 dengan semangat kolaborasi, jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menemui Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk memastikan kesiapan energi di “Bumi Tadulako”.
Pertemuan strategis ini berfokus pada pengamanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG menjelang bulan suci Ramadan, optimalisasi pendapatan daerah, hingga solusi bagi para nelayan.
Audiensi tersebut dipimpin langsung oleh Executive General Manager (EGM) Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar didampingi jajaran manajemen.
Sejumlah isu utama dibahas dalam pertemuan ini, mulai dari kesiapan pasokan energi menghadapi Ramadan dan Idulfitri, kontribusi BBM terhadap pendapatan daerah, hingga percepatan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN).
EGM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar mengatakan, pihaknya terus memastikan keandalan distribusi energi di Sulteng, terutama pada periode yang berpotensi mengalami peningkatan konsumsi.
“Kami ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat Sulawesi Tengah dapat menjalankan ibadah di bulan Ramadan tanpa khawatir mengenai ketersediaan pasokan BBM maupun LPG. Pertamina telah memetakan titik-titik krusial dan menyiapkan proyeksi penyaluran ekstra untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas warga,” kata Deny.
Selain kesiapan stok, pertemuan tersebut membahas kontribusi besar sektor migas terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB).
Pertamina terus mendorong transparansi dan efisiensi agar setiap liter BBM yang digunakan masyarakat berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur dan kesejahteraan di Sulteng.
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Pertamina dalam menjaga roda ekonomi daerah.
“Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi keterbukaan dan gerak cepat Pertamina. Kontribusi PBBKB merupakan pilar penting bagi APBD kami. Saya berharap sinergi ini terus terjalin, terutama dalam mengawal distribusi BBM subsidi agar tersalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak,” ujar Anwar.


Discussion about this post