Pelatihan yang berlangsung interaktif ini mendapat sambutan hangat dari warga dan pemerintah setempat. Ibu Desa Ataku, Ike mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif jemput bola yang dilakukan oleh tim Puskesmas.
“Kami sangat berterima kasih atas ilmu dan keterampilan memasak yang diberikan hari ini. Pengetahuan tentang PMBA ini sangat bermanfaat bagi warga kami, khususnya para ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, agar mereka bisa lebih mandiri dalam memberikan nutrisi terbaik bagi anak-anak mereka,” tuturnya.
Puskesmas Andoolo berkomitmen untuk menyelesaikan rangkaian pelatihan ini di 10 desa sasaran sebelum memasuki Mei 2026 nanti. Melalui langkah preventif dan edukatif ini, diharapkan angka prevalensi gizi kurang dan risiko stunting di Kecamatan Andoolo dapat ditekan secara signifikan.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post