PENASULTRA.ID, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus berkomitmen dalam memeratakan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan.
Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sultra, pemerintah daerah kini sedang mematangkan rencana pengadaan unit ambulans laut untuk mengatasi hambatan geografis dalam proses rujukan pasien.
Sektor kesehatan sendiri menjadi salah satu fokus utama dalam arah pembangunan daerah saat ini.
Bidang ini masuk dalam empat agenda prioritas yang dicanangkan di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka dan Hugua.
Selain kesehatan, tiga sektor lain yang menjadi perhatian utama yakni pendidikan, pembangunan infrastruktur, serta penguatan ketahanan pangan.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Andi Edy Surahmat mengatakan, gagasan ini merupakan instruksi langsung dari Gubernur Sultra sebagai solusi atas kendala yang kerap dialami warga pesisir.
Selama ini, rujukan pasien antar-pulau masih sangat bergantung pada kapal-kapal kecil milik warga yang kondisinya kurang memadai untuk tindakan medis darurat.
“Bapak Gubernur menginisiasi pengadaan ambulans laut ini karena melihat kondisi di lapangan. Selama ini, masyarakat di kepulauan yang butuh rujukan ke fasilitas kesehatan lanjutan yang lebih lengkap masih menggunakan kapal nelayan atau kapal kecil. Hal ini tentu tidak memadai dan berisiko bagi keselamatan pasien,” kata dr. Andi Edy.
Menurutnya, untuk tahap awal, Pemerintah Provinsi Sultra telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan dua unit ambulans laut pada 2026 ini.


Discussion about this post