Sebagai langkah meredakan ketegangan, pihak sekolah mendata ulang 104 calon siswa yang tidak lolos sebagai bahan pengajuan lanjutan kepada Kemendikbud, Disdikbud Sultra, dan BPMP.
“Saya berharap penentu kebijakan bisa memberi solusi. Jika usulan penambahan kuota disetujui, dari sisi fasilitas dan tenaga pengajar kami siap menampung,” kata Achmad.
Salah satu orang tua calon siswa yang hadir menyatakan kekecewaannya. Ia mengaku sudah mencoba membujuk anaknya untuk memilih sekolah lain, namun sang anak bersikukuh hanya mau bersekolah di SMAN 1 Raha.
“Sudah kita bujuk juga tapi maunya sekolah di SMA 1 tidak mau sekolah lain,” ungkap pria tersebut.
Upaya klarifikasi ke Kepala KCD Dikbud Sultra di Kabupaten Muna, Zainal Hafidz, berjalan terbatas karena yang bersangkutan tidak tampak berkantor saat wartawan mendatangi kantornya.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post