Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga sekitar, salah satunya Ratnawati, warga Desa Ambepua. Ia mengaku mendapatkan informasi mengenai bazar ini melalui grup pesan singkat warga.
“Sangat terbantu. Di pasar harga minyak goreng mencapai Rp19.000, sedangkan di sini melalui merek Minyak Kita hanya Rp16.000. Harapannya kegiatan seperti ini ditingkatkan lagi dan jenis sembakonya ditambah, seperti bumbu dapur, bawang, dan lainnya,” ujar Ratnawati.
Senada, Rohanita (54), warga Ambepua lainnya, merasa bazar ini sangat meringankan pengeluaran rumah tangga menjelang lebaran. Ia membandingkan perbedaan harga yang cukup signifikan antara pasar tradisional dengan bazar Lanud.
“Di sini minyak goreng Rp16.000, di luar bisa Rp20.000. Beras di sini Rp58.000 per karung, kalau di pasar sudah Rp60.000 lebih,” Rohanita memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post