PENASULTRA.ID, KENDARI – Bandar Udara (Bandara) Haluoleo Kendari menyatakan kesiapan penuh dalam melayani pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Berdasarkan koordinasi lintas sektoral, infrastruktur dan standar operasional prosedur (SOP) telah dimatangkan untuk menyambut keberangkatan perdana yang dijadwalkan pada 12 Mei 2026.
Kepala Bandara Haluoleo, Denny Ariyanto mengatakan, secara sarana dan prasarana (sarpras), pihak bandara sangat mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Kami nyatakan Bandara Haluoleo siap. Baik dari sisi operasional maupun fasilitas pendukung, kami telah melakukan penyesuaian khusus untuk memastikan kenyamanan para tamu Allah, terutama dalam koordinasi ketat bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji atau PPIH,” kata Denny, Jumat 1 Mei 2026
2026 ini, total jemaah haji asal Bumi Anoa berjumlah 2.078 orang. Dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak 1.148 jemaah berasal dari 9 kabupaten/kota di Sultra yang akan melalui proses keberangkatan awal via Bandara Haluoleo menuju Embarkasi Makassar.
9 kabupaten yakni Kendari, Konawe Selatan (Konsel), Kolaka Timur (Koltim), Konawe, Konawe Utara (Konut), Bombana, Wakatobi, Konawe Kepulauan (Konkep), dan Buton Utara (Butur).
Sesuai jadwal, jemaah akan terbagi ke dalam beberapa kelompok terbang (kloter). Maskapai Lion Air akan bertindak sebagai penyedia layanan transportasi udara.
Kota Kendari menjadi pengirim jemaah terbanyak yang terbagi dalam beberapa kloter. Kloter 32 mulai diberangkatkan pada 12 Mei 2026 dengan tiga penerbangan yakni JT-987, JT-993, dan JT-997. Total jemaah Kendari pada tanggal tersebut mencapai 381 orang, disusul keberangkatan Kloter 34 pada 13 dan 14 Mei 2026.
Kemudian Konsel terbagi dalam kloter 34 pada 14 Mei sebanyak 90 jemaah dan kloter 43 pada 19 Mei sebanyak 5 jemaah menggunakan penerbangan JT-987.
Lalu Bombana sebanyak 126 orang dan Konut sebanyak 30 orang dijadwalkan berangkat Kloter 38 pada 17 Mei 2026 menggunakan penerbangan JT-885 dan JT-993.
Terakhir Wakatobi, Konkep, dan Butur, ketiga wilayah ini tergabung dalam Kloter 39 yang diberangkatkan pada 18 Mei 2026 sebanyak 91 jamaah (Wakatobi 64 orang, Konkep 13 orang, dan 14 orang dari Butur).


Discussion about this post