PENASULTRA.ID, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mengawali 2026 dengan catatan positif. Bank swasta nasional ini berhasil membukukan laba sebelum pajak konsolidasi sebesar Rp2,3 triliun pada kuartal pertama (1Q26).
Presiden Direktur & CEO CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, capaian ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang stabil, kenaikan fee-based income, serta pengelolaan biaya yang disiplin.
“Kami bersyukur memulai tahun ini dengan fondasi kuat dan fundamental bisnis yang sehat,” kata Lani, Kamis 30 April 2026.
Menurutnya, hingga 31 Maret 2026, total aset konsolidasi bank mencapai Rp368,2 triliun, yang memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia.
Dari sisi permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) terjaga di angka 25,3 persen, sementara Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di posisi 89,2 persen.


Discussion about this post