Salah satu kategori body care yang disoroti Jakpat adalah pelembap tubuh (body lotion). Pelembap adalah atribut paling penting untuk body lotion secara keseluruhan, dengan skor 4,59 dari 5, diikuti oleh SPF dan bahan aktif sebagai prioritas sekunder. Riset ini melibatkan 1249 responden perempuan dan laki-laki pengguna produk tersebut.
Saat memilih body lotion, 7 dari 10 responden mengutamakan kecocokan dengan kulit mereka. Indikator penting lainnya adalah aroma (67%) dan formula yang melembapkan (61%), diikuti oleh pertimbangan harga (54%) serta hasil pemakaian pada kulit (50%).
Jakpat menyimpulkan, bila dilihat secara umum, perubahan perilaku konsumen body care di Indonesia menunjukkan bahwa faktor harga tidak lagi menjadi pertimbangan utama karena meningkatnya kesadaran akan pentingnya kualitas, keamanan, dan kecocokan produk dengan kondisi kulit.
“Hal ini menjadi semakin menarik jika dilihat dalam konteks ekonomi 2026, di mana banyak rumah tangga menghadapi kondisi pendapatan yang cenderung stagnan sementara pengeluaran terus meningkat. Meskipun demikian, untuk kategori body care, konsumen tetap memprioritaskan kualitas dibanding harga, karena risiko kesalahan penggunaan produk dianggap lebih tinggi dalam jangka panjang,” terang Aska.
Menurut Aska, konsumen kini lebih teredukasi mengenai kandungan bahan aktif, risiko efek samping, serta dampak jangka panjang, dan semakin dipengaruhi oleh ulasan pengguna di platform seperti TikTok dan Instagram.
“Body care juga diposisikan sebagai bagian dari self-care serta investasi kesehatan kulit dan tubuh, sehingga keputusan pembelian lebih didasarkan pada efektivitas dan rasa aman dibandingkan sekadar harga,” pungkasnya.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post