PENASULTRAID, KENDARI – Suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah semakin semarak melalui gelaran Ramadan Sultra Fest 2026 yang menghadirkan berbagai kegiatan religius, hiburan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain menjadi pusat kuliner berbuka puasa bagi masyarakat, kegiatan ini juga diramaikan dengan sejumlah lomba bernuansa islami yang diikuti para pelajar dan generasi muda.
Ramadan Sultra Fest 2026 ini juga menghadirkan puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk ngabuburit dan berbuka puasa.
Beragam menu takjil hingga hidangan khas Ramadan tersedia bagi pengunjung yang datang bersama keluarga maupun sahabat.
Panitia Ramadan Sultra Fest 2026 Alfin Irsyandi menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga bertujuan memperkuat nilai keagamaan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.
“Ramadan Sultra Fest ini kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat. Di satu sisi kita memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka, di sisi lain kita juga menghadirkan kegiatan lomba bernuansa religi yang mendidik bagi generasi muda selama bulan suci Ramadan,” ujar Alfin, Sabtu 14 Maret 2026.
Selain kuliner Ramadan, kata Alfin, pengunjung juga disuguhkan hiburan musik akustik religi yang menambah suasana hangat menjelang waktu berbuka puasa.
Berbagai perlombaan pun digelar untuk mengasah bakat dan kreativitas peserta, mulai dari lomba adzan, dai cilik, fashion show muslimah hingga lomba menyanyi lagu religi.
Salah satu dewan juri lomba da’i cilik dan adzan, Ustaz Supyan Hadi menilai kegiatan ini memiliki nilai edukasi yang sangat baik bagi generasi muda sekaligus memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
“Kegiatan ini sangat baik dan mendidik. Selain memberi manfaat bagi pelaku UMKM, lomba-lomba yang digelar juga menjadi sarana edukasi bagi para pelajar, baik dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Diniyah, Tsanawiyah maupun sekolah umum lainnya untuk menyalurkan bakat mereka dalam bidang keagamaan,” ujarnya.
Supyan berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan di masa mendatang dengan cakupan peserta yang lebih luas.
“Harapan kita ke depan, Sultra Fest berikutnya pada tahun 2027 bisa lebih meriah lagi. Bahkan lombanya bisa diperluas sehingga peserta tidak hanya dari Kota Kendari, tetapi juga dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara,” katanya.


Discussion about this post