PENASULTRA.ID, KOLAKA – Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka memberikan penghargaan kepada PT Vale Indonesia Tbk atas kontribusi nyata perusahaan dalam melakukan intervensi terhadap keluarga berisiko stunting di Bumi Mekongga.
Piagam penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kolaka, H. Amri, kepada External Relation PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Febriyanto Raharjo, di sela-sela Rapat Koordinasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Aula Kantor Bappeda Kolaka, Senin 20 April 2026.
Rapat dihadiri Sekretaris Daerah, Ketua Komisi III DPRD Kolaka, Kepala Bappeda dan jajaran kepala OPD.
Bupati Kolaka H. Amri mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah daerah guna mencetak generasi emas yang sehat dengan menyalurkan bantuan intervensi nutrisi.
Ia mengapresiasi keterlibatan PT Vale dalam penanganan stunting yang sudah terlihat sejak 2024. Saat itu perusahaan bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kolaka memberikan bantuan nutrisi tambahan kepada 5.000 keluarga beresiko stunting, yang disalurkan secara berkelanjutan selama tiga bulan.
Program tersebut dinilai efektif dalam membantu pemenuhan gizi dasar masyarakat.
“Terkait intervensi yang dilakukan oleh pihak ketiga atau perusahaan, kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Vale Indonesia,” kata Amri.
Bupati menjelaskan bahwa strategi penanganan stunting pada 2026 akan mengalami pergeseran fokus. Jika sebelumnya menitikberatkan pada asupan nutrisi, tahun ini pemerintah mendorong intervensi pada sektor infrastruktur pendukung kesehatan.
Langkah itu meliputi penyediaan jamban sehat, akses air bersih, serta penanganan faktor risiko 4T — Terlalu dekat jarak kelahiran, Terlalu banyak anak, Terlalu tua untuk hamil, dan Terlalu muda untuk menikah — ditambah perbaikan sanitasi lingkungan.
“Kita harus kerja bersama karena variabel stunting ini sangat kompleks. Pemerintah sudah siapkan pilihan intervensi agar perusahaan bisa terlibat sesuai fokusnya, mulai dari jamban, air bersih, hingga edukasi,” ujar Amri.


Discussion about this post