PENASULTRAID, JAKARTA – Setelah perjalanan panjang yang penuh proses, pembelajaran, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri, Melisa Darusman resmi mempersembahkan album perdananya yang bertajuk “Beda”.
Sebuah album dengan sembilan lagu, Beda bukan sekadar kumpulan karya musik. Album ini adalah potret berbagai lapisan emosi, pengalaman, dan perjalanan hidup yang mungkin pernah dirasakan banyak orang – tentang harapan, kehilangan, cinta, keraguan, keberanian, hingga proses menerima diri sendiri.
Di tengah industri musik yang sering kali mendorong seseorang untuk mengikuti tren, Melisa justru memilih jalan yang berbeda: membiarkan identitas, karakter vokal, dan cerita yang ia miliki berbicara apa adanya.
Dengan warna vokal alto yang khas, penuh karakter, dan emosional, Melisa menghadirkan interpretasi yang jujur di setiap lagu. Beda menjadi ruang bagi pendengar untuk tidak hanya mendengarkan musik, tetapi juga merasakan setiap cerita yang ingin disampaikan.
“Bagaimana jika justru hal yang membuat kita berbeda adalah hal yang paling layak didengar?”
Pertanyaan itu menjadi benang merah dari keseluruhan album ini. Melalui Beda, Melisa berharap setiap pendengar dapat menemukan bagian dari dirinya sendiri di dalam setiap lirik dan melodi.
“Mungkin tidak semua orang pernah menjalani cerita yang sama. Tetapi hampir semua orang pernah merasa lelah, pernah merasa takut, pernah merasa tidak cukup, dan pernah berjuang untuk tetap menjadi dirinya sendiri. Jika album ini bisa menemani seseorang dalam perjalanan itu, maka tujuan kami sudah tercapai,” kata Melisa dalam keterangannya, Senin 27 Juli 2026.
“Saya berharap nuansa musik era 80-an hingga 2000-an dalam Beda dapat mengajak pendengar menelusuri kembali perjalanan hidup mereka, menghadirkan rasa, sekaligus menunjukkan bahwa musik yang lahir dari kejujuran akan selalu menemukan tempat di hati lintas generasi, kapan pun didengarkan,” tambahnya.
Album ini juga menjadi bukti kolaborasi lintas generasi dengan sejumlah musisi dan kreator ternama Indonesia.
Dalam proses produksinya, Melisa bekerja bersama nama-nama seperti Titi DJ, Kamga, Uap Widya, Dimas Pradipta, Bembong Rifqy, Davin Lienardi serta para musisi dan tim kreatif yang turut memberikan warna dalam setiap karya yang lahir.
Menurut Kamga yang juga menjadi Vocal director di album ini, Beda terasa seperti kumpulan mixtape dari Melisa yang merangkum perjalanan musiknya sebagai penyanyi, pendengar, dan pencerita lagu-lagu Indonesia.


Discussion about this post