Sebagai implementasi komitmen tersebut, ABUPI menjalankan berbagai program strategis. Di antaranya adalah pelatihan, magang, pendampingan, sertifikasi profesi, serta pengembangan standar kompetensi yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Sementara itu, Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati mengatakan, kualitas SDM akan menjadi faktor penentu keberhasilan transformasi pelabuhan Indonesia di masa depan.
“Untuk membangun pelabuhan yang modern, efisien, dan berdaya saing, diperlukan SDM yang mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi, serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan industri. Karena itu, pengembangan SDM harus menjadi prioritas bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan,” ujar Liana.
ABUPI optimistis kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, perguruan tinggi, sekolah vokasi, dan lembaga pelatihan akan mempercepat lahirnya talenta pelabuhan yang siap kerja, produktif, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post