“Kami bersama warga memilih bergerak bersama Babinsa karena jalan ini sangat penting bagi kehidupan masyarakat. Ini akses utama ekonomi warga. Kalau menunggu terlalu lama, masyarakat yang akan semakin kesulitan,” katanya.
Menurut Ismail, kekompakan masyarakat menjadi modal utama dalam membangun desa, meski dengan keterbatasan anggaran dan fasilitas.
“Gotong royong dan iuran bersama ini kami lakukan demi kepentingan bersama. Apa yang dilakukan Babinsa menjadi penyemangat besar bagi masyarakat untuk terus peduli terhadap lingkungan dan desanya,” terangnya.
Aksi sosial yang dilakukan Serka Ali Asri bersama warga tersebut pun menuai apresiasi dari masyarakat sekitar. Kehadiran Babinsa di tengah warga dinilai bukan sekadar menjalankan tugas pengamanan wilayah, tetapi juga menjadi penggerak pembangunan dan perekat kebersamaan masyarakat desa.
Di tengah keterbatasan, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Rompu-Rompu menjadi bukti bahwa pembangunan tidak selalu harus dimulai dengan anggaran besar. Kebersamaan, kepedulian, dan aksi nyata menjadi substansi sesungguhnya dari membangun desa.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
https://youtu.be/i6e662O1MI8?si=pOawBZ2kagGCy9xT


Discussion about this post