Faykun juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani persoalan kesejahteraan sosial yang kompleks.
“Tidak bisa hanya satu pihak yang bekerja. Pemerintah, masyarakat, dan pemuda harus bergerak bersama. Kami sangat mengapresiasi pendamping sosial PKH Kecamatan Abeli yang membuka ruang kolaborasi ini,” terangnya.
Dalam baksos kali ini, para relawan dan pendamping sosial nampak berdialog langsung dengan warga penerima manfaat. Hal ini bertujuan untuk menggali informasi terkait kondisi sosial ekonomi mereka, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya akses terhadap layanan sosial dan program pemerintah.
Sejumlah warga penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan adanya baksos ini. Selain meringankan beban kebutuhan sehari-hari, mereka juga merasa diperhatikan dan didengarkan.
Baksos ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi langkah awal dari program-program berkelanjutan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, pendamping sosial PKH Kecamatan Abeli bersama Lentera Harapan Sultra menunjukkan bahwa solidaritas sosial masih menjadi kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post