Djohan menjelaskan bahwa KKMM Sultra baru saja dibentuk sehingga panitia memilih Kendari sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai pilihan tersebut logis mengingat Kendari merupakan pusat pemerintahan dan akses bagi peserta dari seluruh provinsi.
“Pengurus KKMM kabupaten dan kota kan belum terbentuk. Kedepan jika jajaran pengurus tingkatan kabupaten telah terbentuk, bisa jadi berdasarkan kesepakatan dan pembahasan silaturahmi KKMM berikutnya dapat diselenggarakan di Muna, di Buton atau di kabupaten lain,” terang pria kelahiran 1954 silam itu.
Untuk itu, Djohan berharap berbagai polemik yang muncul tidak mengurangi semangat penyelenggaraan acara dan berharap ihwal ini menjadi pemicu bagi organisasi untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Bumi Anoa.
“Kita berharap KKMM dapat menjadi wadah pemikiran yang memberi nilai tambah bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat Muna di mana pun berada,” pungkasnya.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post