Program pembinaan ini bak angin segar bagi ekosistem kerajinan lokal. Dengan sentuhan manajemen dan bantuan sarana, kualitas serta kuantitas produksi tenun Masalili kini terus menanjak.
Upaya ini perlahan mengubah wajah tenun Masalili dari sekadar produk kerajinan daerah menjadi bagian dari industri kreatif yang mulai dilirik oleh pasar nasional hingga internasional.
Transformasi ini membawa harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat setempat. Langkah BI ini diharapkan mampu menjamin keberlanjutan tradisi menenun, sekaligus menempatkan para penenun sebagai garda terdepan pelestarian budaya yang tetap mandiri secara ekonomi.
Kini, setiap dentuman alat tenun bukan lagi sekadar suara rutin di desa, melainkan detak jantung ekonomi kreatif yang terus berdenyut menuju kemandirian.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post