PENASULTRA.ID, KENDARI – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Beras dan sejumlah komoditas strategis lainnya dipastikan cukup untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga di pasar.
Kepala Kanwil Perum Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi mengatakan, saat ini stok beras yang dikuasai Bulog Sultra mencapai sekitar 76.000 ton. Jumlah ini dinilai lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat selama momentum hari besar keagamaan tersebut.
“Kalau tidak keluar ke daerah lain, sampai Lebaran 2027 pun stok kita masih aman,” kata Benhur, Rabu 11 Februari 2026.
Menurutnya, hingga Februari 2026, realisasi penyerapan beras lokal telah mencapai lebih dari 4.000 ton dari target bulanan sebesar 5.000 ton. Bulog menargetkan penyerapan gabah dan beras petani hingga Juni 2026 mampu mencapai angka 120.000 ton dengan target minimal 90.000 ton pada pertengahan tahun.
Optimisme ini didukung oleh data masa panen yang akan dimulai pada Maret, dengan puncak panen raya diprediksi terjadi pada April hingga Mei 2026 di sejumlah wilayah sentra seperti Konawe, Kolaka Timur, Kolaka, Konawe Selatan, dan Bombana.
Selain beras, Bulog juga menjaga ketersediaan minyak goreng dan gula pasir. Saat ini tersedia 140.000 liter minyak goreng dengan tambahan 400.000 liter yang sedang dalam perjalanan.


Discussion about this post