Di tempat yang sama, Kepala Kanwil Perum Bulog Sultra, Benhur Ngkaimi mengatakan, pihaknya telah melakukan persiapan matang sejak Februari lalu, termasuk proses pengemasan ulang (repack) komoditas beras. Meski demikian, ia mengakui adanya sedikit keterlambatan karena menunggu ketersediaan stok minyak goreng.
“Sebenarnya beras sudah lama kami kemas, namun kami harus menunggu ketersediaan minyak goreng. Makanya penyaluran agak terlambat. Kami memohon maaf atas keterlambatan ini, tetapi kami akan terus melakukan percepatan penyaluran,” beber Benhur.
“Kami siapkan sekitar 6000 ton beras. Masing-masing dapat 20 kg dan 4 liter minyak setiap KK dalam dua tahap penyaluran. Kami optimistis seluruh stok akan rampung setelah lebaran,” Benhur memungkas.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post