Peringkat berikutnya Jeneponto (2,39 persen) yang dipicu oleh harga pisang, telur ayam ras dan cabai merah. Kemudian Takalar (1,77 persen) yang didominasi kenaikan harga daging sapi.
Sebaliknya, terdapat empat kabupaten yang justru mengalami penurunan IPH. Deflasi terdalam di Tana Toraja sebesar -1,25 persen. Selanjutnya Gowa (-0,57 persen), Sinjai (-0,44 persen) dan Luwu (-0,04 persen).
Penurunan harga di Tana Toraja didorong oleh komoditas daging ayam ras (-1,8289) dan beras (-0,1349). Secara keseluruhan, fluktuasi harga tertinggi pada pekan berjalan di berbagai daerah di Sulsel didominasi cabai rawit dan cabai merah.
Penulis: Nafsul Muthmainnah
Editor: Amrullah Andi Faisal
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post