Peserta lainnya, Taufik Qurahman menilai pelatihan OSINT sangat penting bagi jurnalis, terutama dalam mempercepat proses verifikasi fakta dan pengumpulan data berbasis internet.
Menurutnya, keterampilan ini sangat relevan untuk liputan situasi krisis seperti bencana atau konflik, di mana kecepatan dan akurasi informasi menjadi krusial.
Selain itu, penggunaan tools OSINT juga dinilai dapat membantu jurnalis melindungi privasi dan keamanan diri di tengah meningkatnya ancaman, terutama di era yang cenderung tidak ramah terhadap kritik.
“Jurnalis kerap menghadapi teror, terutama di ruang digital. Karena itu, perlindungan dalam bentuk apa pun, termasuk penguasaan teknologi, menjadi sangat penting,” ujar Taufik.
Selain Kota Kendari, workshop serupa telah dilaksanakan di sejumlah kota, seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Kendari menjadi kota kelima yang disambangi AJI Indonesia sebelum kegiatan dilanjutkan ke Mataram.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post