Seiring membaiknya situasi dan kembalinya warga ke rumah, Anwar menjelaskan bahwa layanan dapur umum kini resmi dihentikan dan akan beralih ke program lanjutan.
“Karena masyarakat sudah mulai kembali ke rumah dan sebagian sudah dapat memasak sendiri, maka dapur umum kami hentikan. Program selanjutnya adalah penyaluran paket sembako bagi masyarakat dhuafa terdampak banjir berupa beras, telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya agar warga dapat kembali memenuhi kebutuhan dapur keluarga mereka,” beber Anwar.
Selain bantuan pangan, relawan Lazis Muadz juga tetap melakukan pemantauan lapangan untuk memetakan kebutuhan pascabanjir.
Ia turut mengajak masyarakat luas untuk berkolaborasi membantu korban terdampak, khususnya kalangan dhuafa yang mengalami kerusakan properti dan kehilangan bahan pangan.
Banjir kali ini tercatat sebagai salah satu bencana dengan dampak terluas di Kota Kendari dalam beberapa tahun terakhir. Hingga saat ini, pemerintah daerah bersama lembaga kemanusiaan terus berupaya melakukan langkah penanganan dan pemulihan bagi masyarakat.
Penulis: Yeni Marinda
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post