PENASULTRAID, KONAWE SELATAN — Panen raya padi sawah di Kelurahan Potoro, Kecamatan Andoolo pada Jumat 17 April 2026 bukan sekadar seremoni pertanian.
Kegiatan yang dirangkaikan dengan halalbihalal dan temu wicara petani ini menjadi penanda kuat arah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dalam mendorong swasembada pangan nasional.
Bupati Konsel, Irham Kalenggo menegaskan bahwa momentum panen raya ini merupakan bagian dari strategi besar daerah dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis produksi lokal.
“Panen raya ini bukan hanya perayaan hasil, tetapi bukti bahwa Konawe Selatan memiliki kapasitas dan komitmen untuk menjadi daerah penyangga pangan nasional. Di tengah tantangan global, kita justru menunjukkan tren peningkatan produksi yang signifikan,” ujar Irham.
Secara kuantitatif, Konsel memiliki luas baku sawah sekitar 20.149 hektare dengan produktivitas rata-rata 4–6 ton per hektare. Pada 2025, total luas tanam mencapai 29.110 hektare dengan produksi sebesar 125.174 ton gabah kering panen (GKP).
Untuk 2026, pemerintah daerah menargetkan produksi yang lebih ambisius, yakni 150.000 ton GKP. Target tersebut akan dicapai melalui peningkatan indeks pertanaman, optimalisasi lahan, serta penguatan dukungan sarana dan prasarana pertanian.
“Kami mendorong peningkatan indeks tanam, penggunaan teknologi pertanian modern, hingga distribusi bantuan alat dan mesin pertanian. Ini adalah kerja terintegrasi antara pemerintah dan petani,” tegas Irham.
Keberhasilan Konsel tidak hanya terlihat dari peningkatan produksi, tetapi juga perannya sebagai daerah penyangga pangan. Hal ini dibuktikan dengan pengiriman 10.000 ton beras ke Provinsi Sulawesi Utara, yang menandai pergeseran posisi Konsel dari sekadar pemenuhan kebutuhan lokal menjadi pemasok antarwilayah.
Dalam upaya menuju swasembada, pemerintah daerah juga mendorong transformasi sistem pertanian melalui sejumlah langkah strategis, di antaranya gerakan tanam dan panen serentak, pemanfaatan teknologi seperti drone, pembangunan infrastruktur pertanian, serta peningkatan kapasitas petani melalui temu wicara langsung.
Selain sektor padi, Konsel turut memperkuat komoditas perkebunan sebagai penopang ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat.


Discussion about this post