Capaian ini menunjukkan peningkatan dibandingkan 2024 yang berada di angka 86,04 persen, atau 2.430.237 peserta aktif, dengan jumlah peserta PBI yang didanai APBD sebanyak 559.993 peserta.
Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmen Pemprov Sultra untuk terus menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Ia berharap ke depan cakupan UHC peserta aktif dapat mencapai 95 persen, sehingga Sultra dapat masuk dalam kategori UHC Utama.
Untuk mendukung hal tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Sultra akan terus melakukan pembenahan dan pemutakhiran data kepesertaan BPJS Kesehatan agar lebih akurat dan terintegrasi.
Pemprov Sultra juga berkomitmen menjalankan Program JKN secara berkelanjutan melalui penguatan partisipasi masyarakat, peningkatan literasi kesehatan, kemudahan akses layanan, pemanfaatan teknologi, serta kolaborasi dengan sektor swasta.
Namun demikian, ditegaskan pula bahwa keberhasilan Program JKN tidak hanya bergantung pada pemerintah dan pemberi kerja. Kesuksesan program ini sangat ditentukan oleh kesadaran kolektif masyarakat, khususnya peserta mandiri, untuk membayar iuran secara tertib demi menjaga keberlangsungan dan kebermanfaatan perlindungan kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:
https://youtu.be/M_gu9-kaboM?si=IXbId5oUdltv-Ajv


Discussion about this post