Ichsan mengungkapkan, ekspor perdana ini mencakup pengiriman sebanyak 50 ton arang tempurung kelapa dengan tujuan Tiongkok. Keberhasilan tersebut juga menjadi representasi kebangkitan 345 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk di Konawe Selatan sejak 2025.
“Capaian ini menunjukkan bahwa koperasi desa mampu menjadi motor penggerak ekonomi yang mandiri dan berdaya saing. Ini sejalan dengan visi Konawe Selatan yang setara serta mendukung program nasional dalam penguatan ekonomi berbasis kerakyatan,” jelas Ichsan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Bea Cukai, serta berbagai pihak, termasuk Kementerian Koperasi RI dan instansi teknis lainnya, yang telah memberikan pendampingan dan fasilitasi hingga terlaksananya ekspor perdana tersebut.
Momentum pelepasan ekspor ditandai dengan prosesi simbolis pemecahan kendi sebagai tanda dimulainya pengiriman arang produksi KDMP Awunio ke pasar internasional.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan berharap semakin banyak koperasi dan pelaku usaha lokal yang berorientasi ekspor, serta mampu memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis potensi unggulan desa.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post