Gustam juga bakal menggelar aksi yang lebih besar sebagai bentuk ungkapan kekesalan kepada bupati Mubar yang menganggap persoalan tersebut sebelah mata.
Ia menduga penyelewengan keuangan negara ini terus terjadi semenjak Mubar mekar dari Muna induk sebagai Daerah Otonom Baru (DOB). Pasalnya, Husen Tali menjabat Sekda sejak Mubar lahir sebagai DOB.
“Bisa saja penyelewengan keuangan negara ini ada sejak lama. Jika melihat dengan kasat mata uang triliunan semenjak DOB baru tidak mampu memberikan terobosan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.
“Kami meminta kepada KPK agar datang di Mubar untuk memeriksa keadaaan ini. Kita akan terus bergerak untuk menuntaskan persoalan tersebut,” tutupnya.
Penulis: Sudirman Behima
Editor: Basisa
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post