“Untuk perbaikan rumah, kami saat ini masih berkoordinasi dengan Baznas dan Pemerintah Daerah, agar dapat segera ditindaklanjuti sesuai tingkat kerusakan,” terang Ansar.
Sementara itu, salah satu korban Sarpin menuturkan, rumahnya bukan hanya tergeser dari tempat semula namun juga roboh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Waktu kejadian saya sedang berada di kebun dan sepulang saya dari kerja saya dapatkan rumah saya sudah bergeser dan roboh,” tuturnya.
Diketahui, Desa Anduna Kecamatan Laeya merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Desa Leleka, Kecamatan Wolasi yang juga terdampak, sehingga dampak angin puting beliung juga dirasakan di wilayah perbatasan antar kecamatan itu.
Pemerintah Kecamatan Laeya bersama pemerintah desa dan unsur terkait terus melakukan pendataan lanjutan serta memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi, sembari mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
Penulis: Pyan
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post