PENASULTRAID, JAKARTA – Menjelang Idulfitri, tradisi mudik menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga di Indonesia. Setelah berbulan-bulan disibukkan dengan pekerjaan dan rutinitas sehari-hari, perjalanan pulang ke kampung halaman menjadi kesempatan untuk berkumpul dan melepas rindu bersama keluarga besar.
Namun, ditengah-tengah kesibukan dan euforia mudik, satu hal yang sering luput dari perhatian yaitu memastikan rumah yang ditinggalkan tetap aman. Rumah yang kosong selama beberapa hari memang berpotensi menimbulkan kekhawatiran, terutama jika ditinggalkan tanpa persiapan yang memadai.
Padahal dengan beberapa langkah sederhana, risiko tersebut dapat diminimalkan sehingga pemilik rumah bisa menikmati perjalanan mudik dengan lebih tenang.
Menurut Nyiayu Chairunnikma, Head of Marketing Semen Merah Putih, momentum Ramadan dan Idulfitri juga menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi dan keamanan rumah.
“Menjelang mudik, banyak keluarga fokus pada persiapan perjalanan dan oleh-oleh untuk keluarga di kampung halaman. Padahal, memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman juga tidak kalah penting. Dengan langkah-langkah sederhana, masyarakat dapat mengurangi risiko yang tidak diinginkan, sehingga bisa menikmati momen lebaran dengan lebih tenang,” ujar Nyiayu dalam keterangannya, Jumat 13 Maret 2026.
Agar rumah tetap aman selama ditinggalkan, berikut beberapa tips yang dapat dilakukan sebelum berangkat mudik.
1. Pastikan Keamanan Rumah Sebelum Berangkat
Sebelum berangkat mudik, pastikan rumah benar-benar dalam kondisi aman. Periksa kembali seluruh pintu dan jendela agar terkunci rapat. Cabut peralatan listrik yang tidak digunakan untuk menghindari risiko korsleting selama rumah ditinggalkan.
Selain itu, simpan dokumen penting dan barang berharga di tempat yang aman, seperti brankas atau lokasi yang tidak mudah terlihat.
2. Buat Rumah Tetap Terlihat Berpenghuni
Rumah yang terlihat kosong dalam waktu lama dapat memancing niat jahat dari orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk mengantisipasi hal tersebut, nyalakan lampu di beberapa area seperti teras atau ruang depan.
Agar lebih praktis dan hemat listrik, gunakan lampu dengan sensor cahaya atau LDR (Light Dependent Resistor) yang dapat menyala otomatis saat malam hari dan mati ketika pagi.


Discussion about this post