Lima kelompok komoditas utama yang diimpor pada awal 2026, yakni olahan makanan hewan dengan andil 25,04 persen, gandum-ganduman 24,36 persen, bahan bakar mineral 17,11 persen, mesin-mesin atau pesawat mekanik 8,78 persen, serta coklat 5,47 persen.
Berdasarkan negara asal, impor wilayah ini, paling banyak dari Australia dengan proporsi 24,37 persen, diikuti Brasil 22,58 persen, Tiongkok 22,14 persen, Singapura 17,83 persen, serta Malaysia 5,94 persen.
Aryanto menyebut, Pelabuhan Makassar menjadi pelabuhan dengan aktivitas pembongkaran impor terpadat pada awal tahun ini. Nilai barang impor yang masuk melalui pelabuhan ini mencapai US$64,75 juta atau 89,80 persen dari total impor Sulsel pada bulan tersebut.
penulis: Nafsul Muthmainnah
Editor: Amrullah Andi Faisal
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post