Selain itu, Diah Agung Esfandari yang akrab dikenal sebagai Bu Diah, merupakan Ketua Komunitas RSC-WSC sekaligus dosen Ilmu Komunikasi Universitas Telkom.
Dalam RSC-WSC, Bu Diah berperan dalam memperkuat literasi digital, edukasi publik, pendampingan korban, serta pengembangan gerakan sosial untuk melindungi masyarakat dari berbagai modus penipuan daring berkedok hubungan asmara.
Bunda Fey dan Bu Diah menjadi dua sosok penting dalam perjalanan RSC-WSC. Keduanya memiliki peran yang saling melengkapi: Bunda Fey dikenal sebagai pegiat awal dan penggerak edukasi WSC dari luar negeri, sedangkan Bu Diah berperan dalam menguatkan struktur komunitas, edukasi, dan pendampingan RSC-WSC di Indonesia.
Melalui peran keduanya, RSC-WSC terus hadir sebagai ruang edukasi, kewaspadaan, dan dukungan bagi masyarakat agar lebih aman dalam berinteraksi di ruang digital.
Karena sejauh apa pun langkah berjalan, selalu ada rasa nyaman saat kembali dipertemukan dengan keluarga yang pernah tumbuh bersama. Dari kebersamaan sederhana seperti inilah, rasa kekeluargaan kembali hidup dan terasa semakin dekat.
RSC-WSC menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bunda Fey, Bu Diah, serta seluruh anggota dan rekan-rekan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan meramaikan kegiatan temu kangen ini. Kehadiran seluruh pihak menjadi bagian penting yang membuat acara ini terasa hangat, penuh cerita, dan meninggalkan banyak kesan indah.
Semoga kebersamaan ini tidak berhenti sampai di sini. Semoga silaturahmi yang telah terjalin dapat terus terjaga dengan baik, serta semangat edukasi dan kepedulian RSC-WSC kepada masyarakat dapat terus tumbuh dan memberi manfaat.
Sampai bertemu kembali di kesempatan berikutnya, dengan cerita baru, tawa baru, dan kenangan baru yang akan terus kita simpan bersama.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post