“Animo anak-anak untuk ikut kejuaraan masih relatif tinggi. Namun, jika kejuaraan dengan model seperti itu, lambat laun orang tua dari anak-anak kecewa dan tidak mau lagi anaknya di cabor ini,” kesal Ruspan.
Olehnya itu, Ruspan berharap, komisi etik dan disiplin tidak menutup mata serta telinga terhadap hal seperti ini. Sebab, ini sangat berbahaya pada psikologi para atlet yang masih usia dini dan kemajuan olahraga taekwondo khususnya di Kota Kendari.
“Saya sebagai Koordinator Bidang Sumber Daya dan Aset KONI Kota Kendari sudah menyampaikan hal ini kepada Ketua KONI Kota Kendari agar ada upaya khusus yang ditempuh untuk lebih ketat terhadap izin pertandingan khususnya bidang olahraga taekwondo,” pungkas Ruspan.
Editor: Ridho Achmed
Jangan lewatkan video populer:


Discussion about this post