PENASULTRAID, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 11 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada pekan keempat tahun ini. Sementara 26 provinsi menurun dibanding pekan sebelumnya, serta 1 tercatat stabil.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti pada Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendalian Inflasi Daerah (Rakornas TPID) yang digelar di Sasana Bhakti Praja Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa 27 Januari 2026 memaparkan perkembangan IPH tersebut disusun berdasarkan data SP2KP Kementerian Perdagangan dengan pencatatan hingga 23 Januari 2026.
Berdasarkan data tersebut, kenaikan IPH tertinggi terjadi di Maluku Utara sebesar 1,26 persen, diikuti Kalimantan Barat 1,07%, Papua Barat 0,81%, Maluku 0,75%, serta Nusa Tenggara Timur 0,69%.
Provinsi lain yang juga melaporkan kenaikan IPH yaitu Papua, Papua Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Selatan, Jakarta dan Kepulauan Riau. Sedangkan Papua Pegunungan tercatat stabil.
Sementara itu, penurunan IPH tercatat di sebagian besar provinsi. Penurunan terdalam di Bali sebesar minus 4,66 persen, disusul Bengkulu -4,48%, Sumatera Barat -4,47%, Kepulauan Bangka Belitung -4,42% dan Yogyakarta -4,15%.
Penurunan juga terjadi di sejumlah provinsi lain di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Nusa Tenggara.


Discussion about this post